TNI Sebut Anggotanya Tak Terlibat Serangan Polsek Ciracas

Komandan Kodim Jaktim Rahyanto Edy menyebut sejauh ini tak ada keterlibatan TNI dalam serangan di Polsek Ciracas pada Sabtu (29/8) dini hari.

 TNI mengatakan tidak ada anggotanya yang terlibat dalam serangan perusakan dan readyviewed pembakaran Polsek Ciracas, Jakarta Timur, pada Sabtu (29/8) dini hari.

“Sejauh ini tidak ada keterlibatan TNI ya. Kami belum bisa pastikan, sejauh ini belum ada. Tadi pagi sudah mengadakan pengecekan tidak ada,” ujar Komandan Kodim Jakarta Timur, Rahyanto Edy di Kodam Jaya, Jakarta, Sabtu (29/8) pagi.

Rahyanto juga menyebut tidak ada korban serangan yang berasal dari kelompok TNI dalam serangan di Polsek Ciracas kali ini.

“Dari TNI kita tidak ada. Tadi pagi juga dicek ke satuan-satuan, ada tidak yang jadi korban, tidak ada,” ungkapnya.

Meski begitu, ia belum memastikan apakah serangan ini berhubungan dengan insiden serupa sebelumnya pada 2018.

Ia juga mengatakan mendapat arahan dari Panglima TNI untuk mendalami motif serangan, sekaligus bekerja sama dengan pihak kepolisian.”Mohon maaf untuk kejadian awal, memang saya hanya mendengar berita saja. Di sini baru satu bulan. Cuma kemungkinan apa sama atau tidak kami masih belum tahu,” tambahnya.

Polsek Ciracas diserang dan dibakar pada Sabtu (29/8) sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku yang berjumlah sekitar 100 orang mendatangi Polsek dan merusak gedung, mobil operasional, dan gerobak pedagang di sekitar, serta membakar mobil.

Pada Desember 2018, insiden serupa juga terjadi, diduga berawal dari pengeroyokan seorang anggota TNI oleh sejumlah juru parkir.Peristiwa perusakan di Polsek Ciracas bukan kali ini terjadi.

Kala itu, Inspektur Jenderal Idham Azis yang menjabat Kapolda Metro Jaya menyebutkan massa yang merangsek Mapolsek Ciracas berjumlah sekitar 200 orang. Mereka diduga datang untuk mencari orang yang mengeroyok rekannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.