PSIM Kalah di Kandang: Aji Santoso Sayangkan Gol Cepat

PSIM Kalah di Kandang: Aji Santoso Sayangkan Gol Cepat

PSIM Kalah di Kandang: Aji Santoso Sayangkan Gol Cepat
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Penyerang PSIM Yogyakarta, Cristian Gonzales, saat melakoni sesi latihan bersama tim di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (14/8/2019).

PSIM dipaksa mengakui keunggulan tamunya Mitra Kukar dengan skor 1-2 lanjutan Liga 2 2019 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Selasa (27/8/2019) sore.

TRIBUNJATENG.COM, YOGYA – PSIM Yogyakarta dipaksa mengakui keunggulan tamunya Mitra Kukar dengan skor 1-2 lanjutan Liga 2 2019 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Selasa (27/8/2019) sore.

Dua gol kemenangan Mitra Kukar dicetak Achmad Faris (6′) dan Andre Agustiar (12′).

Sedangkan satu gol balasan PSIM  dalam laga PSIM Yogyakarta vs Mitra Kukar ini dicetak dipenghujung pertandingan lewat Dwi Raffi Angga (96′).

Rapuhnya lini pertahanan tuan rumah begitu kentara di pertandingan ini.

Bagaimana tidak, lemahnya koordinasi lini belakang yang diisi Ahmad Mahrus Bahtiar, Hery Susilo, Hendra Wijaya, dan Aditya Putra Dewa, diganjar mahal seusai tim tamu mencetak gol cepat lewat Achmad Faris.

Pemain yang berposisi di sektor belakang Naga Mekes ini mencetak gol ke gawang I Putu Pager melalui sundulan kepala pada menit ke-6, memanfaatkan kemelut di area kotak penalti.

Dikagetkan gol cepat tim tamu, PSIM bereaksi.

Dua menit berselang PSIM mendapat peluang emas untuk menyamakan kedudukan.

Sayang, sundulan kepala Cristian Gonzales masih melambung dari gawang Rizky Darmawan.

Saat mencoba memperkecil kedudukan, PSIM Yogyakarta kembali menelan pil pahit seusai Mitra Kukar justru mampu menggandakan kedudukan menit ke-12.

Ialah Andre Agustiar yang sukses menggandakan keunggulan Mitra Kukar melalui tendangan dari sisi kanan yang salah diantisipasi I Putu Pager.

Tertinggal dua gol, PSIM mencoba bangkit.

Peluang demi peluang didapat tuan rumah, namun hingga babak pertama usai upaya Cristian Gonzales dan kolega belum berbuah hasil.

Usai turun minum, PSIM Yogyakarta makin gencar melakukan tekanan.

Namun minimnya variasi skema serangan, membuat upaya Laskar Mataram terbuang sia-sia.

Hingga akhirnya PSIM mampu mencuri gol di penghujung pertandingan, seusai pemain pengganti, Rossi Noprihanis, dilanggar di kotak penalti.

Pemain pengganti, Dwi Raffi Angga yang bertugas sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya kendati gol tersebut gagal menyelamatkan timnya dari kekalahan perdana di Stadion Mandala Krida.

Gagal revans dari Mitra Kukar, PSIM Yogyakarta masih masih memimpin klasemen Liga 2 2019 Wilayah Timur, mengantongi 21 poin.

Unggul 1 poin dari Persis Solo, yang dipertandingan lainnya juga tumbang 0-1 dari Persiba Balikpapan di kandang.

Aji Santoso Sayangkan Gol Cepat

Pelatih PSIM, Aji Santoso pun menyayangkan dua gol cepat yang bersarang ke gawang timnya.

Apalagi, dua lesakan tersebut dianggapnya tak perlu terjadi karena bukan tercipta lewat skema yang matang, melainkan dari kesalahan para penggawanya sendiri.

“Dua gol cepat bukan lewat skema ya. Harusnya gol pertama itu ada inisiatif duel dari pemain kami, tapi itu tidak ada. Sedangkan gol ke dua, ada salah antisipasi dari kiper. Ini sangat disayangkan,” terangnya.

Sementara Pelatih Mitra Kukar, Rafael Berges Marin pun mengapresiasi perjuangan anak asuhnya, hingga mampu meraih poin penuh dalam pertandingan krusial ini.

Menurutnya, capaian positif berhasil diraih karena para pemain benar-benar tampil fokus.

“PSIM klub bagus, tapi anak-anak bermain serius dan berhasil memenangkan pertandingan. Ini hasil bagus, tapi kita harus mempertahankannya, karena Liga 2 sangat berat,” tandasnya.

Rapuhnya lini pertahanan tuan rumah begitu kentara di pertandingan ini.

Bagaimana tidak, lemahnya koordinasi lini belakang yang diisi Ahmad Mahrus Bahtiar, Hery Susilo, Hendra Wijaya, dan Aditya Putra Dewa, diganjar mahal seusai tim tamu mencetak gol cepat lewat Achmad Faris.

Pemain yang berposisi disektor belakang Naga Mekes ini mencetak gol ke gawang I Putu Pager melalui sundulan kepala pada menit ke-6, memanfaatkan kemelut di area kotak penalti.

Dikagetkan gol cepat tim tamu, PSIM bereaksi.

Dua menit berselang PSIM mendapat peluang emas untuk menyamakan kedudukan.

Sayang, sundulan kepala Cristian Gonzales masih melambung dari gawang Rizky Darmawan.

Saat mencoba memperkecil kedudukan, PSIM Yogyakartakembali menelan pil pahit seusai Mitra Kukar justru mampu menggandakan kedudukan menit ke-12.

Ialah Andre Agustiar yang sukses menggandakan keunggulan Mitra Kukar melalui tendangan dari sisi kanan yang salah diantisipasi I Putu Pager.

Tertinggal dua gol, PSIM mencoba bangkit. Peluang demi peluang didapat tuan rumah, namun hingga babak pertama usai upaya Cristian Gonzalesdan kolega belum berbuah hasil.

Seusai turun minum, PSIM Yogyakarta makin gencar melakukan tekanan.

Namun minimnya variasi skema serangan, membuat upaya Laskar Mataram terbuang sia-sia.

Hingga akhirnya PSIM mampu mencuri gol di penghujung pertandingan, seusai pemain pengganti, Rossi Noprihanis, dilanggar di kotak penalti.

Pemain pengganti, Dwi Raffi Angga yang bertugas sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya kendati gol tersebut gagal menyelamatkan timnya dari kekalahan perdana di Stadion Mandala Krida.

Gagal revans dari Mitra Kukar, PSIM Yogyakarta masih masih memimpin klasemen Liga 2 2019 Wilayah Timur, mengantongi 21 poin.

Unggul 1 poin dari Persis Solo, yang dipertandingan lainnya juga tumbang 0-1 dari Persiba Balikpapan di kandang. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul PSIM Kalah di Kandang: Aji Santoso Sayangkan Gol Cepat, https://jateng.tribunnews.com/2019/08/28/psim-kalah-di-kandang-aji-santoso-sayangkan-gol-cepat?page=all.

Editor: Catur waskito Edy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.