PPKM Level 4 Sejumlah Daerah di Luar Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 8 Agustus

Pramuniaga merapikan meja pada salah satu cafe di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa 22 Juni 2021. Pemerintah Kota Palu melakukan pembatasan mobilitas warga diantaranya dengan melakukan pembatasan operasional pusat keramaian di daerah tersebut hingga pukul 21.00 WITA untuk menekan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah
Pramuniaga merapikan meja pada salah satu cafe di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa 22 Juni 2021. Pemerintah Kota Palu melakukan pembatasan mobilitas warga diantaranya dengan melakukan pembatasan operasional pusat keramaian di daerah tersebut hingga pukul 21.00 WITA untuk menekan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan mengumumkan kelanjutan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali atau yang kini disebut PPKM Level 4, malam ini, Ahad, 25 Juli 2021. Sementara itu, sejumlah daerah di luar Jawa-Bali sudah mengumumkan bakal memperpanjang PPKM Level 4 mulai 26 Juli hingga 8 Agustus.

Di Sumatera Selatan, misalnya, PPKM level 4 akan diterapkan di empat daerah, yaitu Palembang, Lubuklinggau, Musi Banyuasin, dan Musi Rawas. Gubernur Sumsel, Herman Deru menyebut bahwa penerapan PPKM level 4 di empat daerah tersebut dilakukan setelah adanya peningkatan kasus Covid-19 hingga mencapai 150 orang per harinya.

“Kasus Covid-19 di sana tinggi, diduga akibat ditemukannya penyebaran Covid-19 varian Delta,” kata Herman, seperti dilansir Antara.

Dia berharap pembatasan masyarakat ini bisa segera menurunkan laju kasus. “Jangan sampai jadi PPKM level 5. Siapa yang mau? Tentu tidak ada kan,” ujar Herman.

PPKM Level 4 di luar Jawa-Bali dikabarkan akan diberlakukan di 45 kabupaten/kota yang terdapat di 21 provinsi. Herman menyebut, belum bisa menjelaskan teknis pelaksanaan PPKM Level 4, karena masih menunggu arahan lanjutan dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Beberapa daerah di Kalimantan Timur juga akan menerapkan PPKM level 4 hingga 8 Agustus 2021. “Awalnya tiga daerah berarti 30 persen, nah sekarang ada 8 dari 10 kabupaten dan kota di Kaltim. Artinya 80 persen masuk level 4,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim, Jauhar Efendi dikutip dari laman resmi kaltimprov.go.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.