Kualifikasi Liga Champions 2019-2020 Ajax Amsterdam Tahan Imbang PAOK 2-2, Siapa Pencetak Gol?

Kualifikasi Liga Champions 2019-2020 Ajax Amsterdam Tahan Imbang PAOK 2-2, Siapa Pencetak Gol?

Kualifikasi Liga Champions 2019-2020 Ajax Amsterdam Tahan Imbang PAOK 2-2, Siapa Pencetak Gol?
Instagram/amsterdamonly
Pertandingan babak kualifikasi Liga Champions 2019-2020 antara PAOK VS AJAX AMSTERDAM, Rabu (7/8/2019) dini hari WIB berakhir imbang 2-2.

POS-KUPANG.COM – Pertandingan kualifikasi tahap tiga Liga Champions 2019-2020 antara PAOK VS Ajax Amsterdam, Selasa (6/8/2019) atau Rabu dini hari WIB berakhir imbang 2-2.

Laga PAOK vs Ajax menjadi kiprah perdana pasukan Amsterdam di Liga Champions musim ini.

Ajax unggul lebih dulu melalui Hakim Ziyech pada menit ke-10.

Namun, tuan rumah berbalik unggul 2-1 lewat gol Chuba Akpom pada menit ke-32, dan Leo Matos pada menit ke-39.

Gol penyama kedudukan dari tim tamu tercipta lewat kaki Klaas Jan Huntelaar pada menit ke-57.

Kedua tim akan bertemu kembali pada leg kedua di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, 13 Agustus pekan depan.

Jika nantinya bisa melewati hadangan PAOK, Ajax masih harus melalui babak play-off untuk bisa masuk ke fase grup.

Pada babak play-off, lawan yang akan dihadapi adalah pemenang antara Qarabag (Azerbaijan) vs Apoel Nicosia (Siprus).

Babak play-off akan digelar pada 20-21 Agustus dan 27-28 Agustus 2019.

Meski menjadi semifinalis musim lalu, Ajax harus memulai kiprahnya di Liga Champions musim ini dari babak kualifikasi.

• Live Streaming SCTV Timnas Indonesia vs Thailand Semifinal Piala AFF U-15 2019 Rabu 7/8 Jam 1730 WIB

Hal itu disebabkan koefisien Belanda yang hanya menepati peringkat ke-11 di Eropa.

Untuk lima besar, peringkat teratas ditempati Spanyol, disusul berturut-turut oleh Inggris, Italia, Jerman, dan Perancis.

Ajax kehilangan beberapa pilar pentingnya musim lalu.

Frenkie De Jong kini sudah berlabuh ke Barcelona. Demikian juga Matthijs De Ligt yang sudah jadi bagian dari skuad Juventus.

Ajax diperkirakan juga akan kehilangan satu pemain pentingnya musim lalu, yakni Donny Van De Beek.

Van De Beek kini dilaporkan tengah intens terlibat pembicaraan dengan Real Madrid.

Van De Beek masih dimainkan Ajax saat leg pertama melawan PAOK.

• Ratu Tisha Sekjen PSSI Tetap Tenang Meski Diusir Saat Pertandingan PSM Makassar vs Persija Jakarta

Pelatih Ajax, Erik Ten Haag menyebut Van De Beek juga aka dimainkan pada leg kedua di Amsterdam.

“Dia telah datang ke sini dan akan bermain,” kata Ten Haag seperti dilansir Sportskeeda.

“Dia juga akan bermain di pekan depan,” ujar Ten Haag.

Datangkan Edson Alvarez

Ajax Amsterdam resmi mendatangkan suksesor Matthijs De Ligt, yang memutuskan hijrah ke Juventus pada musim panas ini.

Pada Senin (22/7/2019) siang waktu setempat, klub berjulukan de Amsterdammers itu memperkenalkan bek baru mereka, Edson Alvarez.

Sebelumnya, Edson Alvarez bermain untuk klub Liga Meksiko, Club America.

Bek berusia 21 tahun tersebut didatangkan Ajax dengan nilai transfer sebesar 13,5 juta poundsterling atau setara dengan Rp 244 miliar.

Edson Alvarez akan diikat Ajax selama lima tahun dan akan mengenakan kostum bernomor punggung 4.

Nomor punggung tersebut sebelumnya digunakan oleh Matthijs De Ligt.

Dilansir Squawka, Edson Alvarez adalah pemain serba bisa. Ia bisa dimainkan di posisi bek tengah, bek sayap kanan, maupun gelandang bertahan.

Dari total 107 penampilannya bersama Club America, Edson telah bermain sebanyak 53 pertandingan sebagai bek tengah, 23 pertandingan sebagai gelandang bertahan, dan 8 pertandingan sebagai bek sayap kanan.

“Meskipun saya bisa hijrah ke Liga Inggris, tetapi saya tidak berpikir dua kali ketika memutuskan hijrah ke Ajax (Amsterdam),” kata Edson.

“Tipe permainan Ajax menarik diri saya. Ini adalah tim yang luar biasa dengan banyak talenta berbakat. Dengan sukses di Liga Champions, mereka membuat penampilan impresif tidak hanya di Eropa, tetapi juga di Meksiko,” ucapnya.

“Menjadi bagian dari klub dan tim ini adalah kehormatan yang luar biasa dan langkah yang fantastis dalam karier saya,” tuturnya.

• Mihelic dan Artur Tak Disiapkan Maung Bandung Jelang Persela Lamongan vs Persib, Simak Strategi

Sementara itu, direktur olahraga Ajax, Marc Overmars, mengaku senang dengan kedatangan Edson Alvarez ke timnya.

“Edson Alvares adalah pemain yang kami sukai,” ujarnya.

“Saya pikir di usia yang bagus, 21 tahun, ia adalah pemain internasional yang reguler untuk Meksiko dan kami tahu tentang dia untuk sementara waktu karena kami telah mengikutinya,” ucap Overmars.

Edson Alvarez dari America dalam pertandingan turnamen Meksiko Apertura 2019 di stadion tje Azteca di Mexico City, pada 20 Juli 2019.
Edson Alvarez dari America dalam pertandingan turnamen Meksiko Apertura 2019 di stadion tje Azteca di Mexico City, pada 20 Juli 2019. (MARCOS DOMINGUEZ/AFP)

Berikut 5 fakta tentang Edson Alvarez :

– Edson Alvarez baru saja berhasil mengantarkan timnas Meksiko menjuarai Piala Emas CONCACAF 2019.

– Meskipun di Club America lebih banyak berposisi sebagai bek tengah, di timnas Meksiko ia lebih sering tampil sebagai bek sayap kanan, yakni dengan 11 laga dari total 28 caps-nya.

– Edson Alvarez telah lama diincar direktur olahraga Ajax, Marc Overmars. Ia sudah dipantau sejak musim 2017-2018.

– Edson Alvarez telah memenangi dua trofi bersama Club America, yakni trofi Liga Meksiko dan Piala Meksiko. Kesemuanya ia raih pada musim 2018-2019.

– Edson Alvarez debut bersama timnas senior Meksiko saat usianya masih 19 tahun 3 bulan dan 15 hari.

Sebelumnya Zlatan Ibrahimovic berencana kembali ke mantan klubnya, Ajax Amsterdam, seusai pensiun sebagai pemain sepak bola.

Ibrahimovic mengatakan bahwa ia membuka diri untuk menjadi direktur Ajax Amsterdam suatu hari nanti.

“Biasanya saya tak akan kembali ke klub yang pernah saya mainkan, tetapi mungkin setelah karier saya berakhir, saya bisa menjadi direktur di Ajax,” kata Zlatan, dilansir Goal dari De Telegraaf.

“Kemudian saya akan bekerja lebih baik dari seseorang yang duduk di sana sekarang,” tegasnya.

• Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 7 Agustus 2019 Cancer Eksentrik, Virgo Ketajaman Bisnis, Zodiak Lain?

Pemain yang saat ini membela klub Major League Soccer (MLS), LA Galaxy itu, juga mengungkapkan masih mencintai Ajax.

“Ajax tetap klub saya di Belanda dan saya bangga bisa menjadi bagian mereka, terutama ketika saya melihat bagaimana mereka tampil di Eropa.”

“Mereka melakukan yang tak orang lain perkirakan dan memproduksi pemain yang sebagaimana mestinya. Sangat menyenangkan melihatnya,” imbuh Ibra.

Zlatan Ibrahimovic saat diperkenalkan sebagai pemain Ajax Amsterdam.
Zlatan Ibrahimovic saat diperkenalkan sebagai pemain Ajax Amsterdam. (Studio Canal)

Ajax merupakan klub kedua Ibrahimovic setelah Malmo FF.

Penyerang berpostur 195 cm itu membela De Amsterdammers selama empat musim, yakni pada 2001-2004.

Di bawah asuhan Ronald Koeman, Ibrahimovic menjadi wonderkid paling diburu klub-klub top Eropa kala itu.

Selama empat musim bersama Ajax, ia berhasil merengkuh dua trofi Eredivisie, satu trofi Piala KNVB, dan satu gelar Johan Cruyff Shield.

Seusai dari Ajax, Ibra kemudian memutuskan berlabuh ke Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan, Paris-Saint Germain, dan yang terakhir LA Galaxy.

Dihimpun dari Transfermarkt, total Ibra telah membubukan 438 gol dan 170 assist dari 726 laga yang ia lalui sebagai pesepak bola.

Kini, Ibra yang menginjak umur 37 tahun, sudah mendekati masa pensiun sebagai pemain.

Editor: Agustinus Sape

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.