Dituding Perampasan Budaya, Lisa BLACKPINK Minta Maaf

Lisa BLACKPINK. (Dok: Instagram lalalalisa_m) Foto: Lisa BLACKPINK. (Dok: Instagram lalalalisa_m)

Salah satu anggota kelompok penyanyi wanita asal Korea Selatan BLACKPINK, Lisa, begitu bersemangat sejak debut solonya. Meski demikian, beberapa penggemar ada yang tersinggung dengannya lantaran dianggap sebagai perampasan budaya.

Dilansir dari Allkpop, Kamis (30/09/2021), gaya rambut kepang kotak Lisa dalam video terbarunya ‘Money’ membuatnya ditegur penggemar. Ia pun meminta maaf dalam acara fan-sign secara daring untuk album single pertamanya, Lalisa.

Dalam pertemuan daring itu, seorang penggemarnya membacakan surat tentang perampasan budaya pada Lisa dengan sopan. Tujuannya untuk mendidik Lisa terkait topik tersebut.

Lisa pun dengan tulus meminta maaf dan mengatakan dia tidak punya niat untuk menyakiti siapa pun. Dia ingin para penggemarnya tahu bahwa dia benar-benar menyesal.

“Saya pikir gaya rambutnya sangat keren. Hanya itu, tapi saya merasa buruk. Saya sangat minta maaf pada seseorang seperti mereka yang merasa tersakiti,” ucapnya dalam video tersebut.

Lisa Blacpink (Dok: Tangkapan layar youtube BLACKPINK)Foto: Lisa Blacpink (Dok: Tangkapan layar youtube BLACKPINK)
Lisa Blacpink (Dok: Tangkapan layar youtube BLACKPINK)

Lisa mengaku hampir menangis memikirkan orang-orang yang merasa tersakiti, padahal ia tak bermaksud demikian. Ia tak menyadari hal itu menyinggung.

Lisa juga menyatakan bahwa lain kali dia akan lebih berhati-hati dan memeriksa ulang semuanya. Pada akhirnya, dia berterima kasih kepada penggemarnya atas pengakuannya.

Dalam video itu terlihat rambut Lisa diikat menjadi kuncir kuda tinggi, tetapi rambutnya juga dikepang dengan gaya yang mirip ala masyarakat Afrika.

Kepang box braids merupakan gaya rambut yang populer di kalangan masyarakat Afrika dan keturunannya. Gaya rambut ini memiliki simbol sebagai identitas suku, lokasi, hingga kekayaan juga kekuasaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.